Setiap orang mempunyai caranya sendiri dalam mencintai. Jangan pernah menuntut sempurna karena sejatinya bahagia dalam langkah itu kita yang menciptakan bersama, bukan hanya menuntut pada satu hati saja dengan hati yang lain merasakan perihnya terluka.

Tiap-tiap kita tentu mempunyai hasrat semasing untuk nantinya bersanding hidup dengan sosok yang kita inginkan. Paras yang rupawan, menarik dengan semua romantisme yang di tawarkan, kehidupan yang mapan, dan banyak sekali lagi hal yang kita berharap dari pasangan kita nantinya untuk bersanding melalui banyak halangan di masa depan.

Tetapi sadarkah kita kalau tidak semuanya yang kita kehendaki dapat terwujud? Sadarkah kita kalau tidak dapat kita senantiasa menuntut prima dari pasangan kita? mempunyai hasrat serta keinginan untuk sosok yang nantinya jadi pendamping hidup kita tidaklah satu hal yang salah untuk kita kerjakan tetapi kita mesti mengerti kalau didunia ini taka da sosok yang prima. Tidak ada satupun manusia yang ada dengan semua keunggulan tanpa ada mempunyai kekurangan dibaliknya.

Kadang-kadang kita jadi manusia sangat mengharapkan tinggi atas apa yang kita kehendaki, sedang untuk diri kita sendiri juga kita tidak sempat berfikir untuk memperbaikinya. Janganlah cuma karna nantinya yang Tuhan hadirkan tidak sesuai sama hasrat kita lalu dapat dengan seenaknya kita menampik serta mengacuhkannya.

Ingat-ingatlah cinta bukanlah datang dengan mendadak, kita tidak sempat tahu sejauh serta se capek apa langkahnya untuk menunjukkan ketulusan hatinya untuk cuma hanya buat kita yakin kalau dia bersedia melindungi hati kita.

Jadi hal yang sah saja saat kita mempunyai keinginan memperoleh pasangan yang prima, tetapi saat yang Tuhan pertemukan nantinya tidak sesuai sama apa yang kita berharap disinilah peranan kita didalam hatinya. Kita yang ditugaskan jadi penyempurna untuk tiap-tiap kekurangan serta terbatasnya yang ada bukannya jadi melukai serta mengacuhkannya.

Ingat-ingatlah, yang istimewa itu bukanlah senantiasa ada dari sosok yang kita anggap prima tetapi bagaimana kita sekuat hati berjuang dengan orang yang tulus mendatangkan seluruh rasa serta tanggung jawab atas cintanya didalam kehidupan kita. Sumber: www.katankan.net